Menjadikan Diri Profesi 1 Hebat

Seringkali kita jumpai orang tua, atau mungkin diri kita sendiri, memberikan tambahan les bagi anak-anaknya supaya berpertasi dan menjagi hebat. Mencari Kehebatan anaknya dengan cara memberikan berbagaimacam les akademik maupun les hobbi dan ketrampilan dengan harapan anakknya akan memilih atau mencul dengan sendirinya kehebatan anaknya.

Sebenarnya untuk mendapatkan profesi yang tepat untuk kita yang sesuai dengan passion itu tidak lah mudah perlu mencoba bertahun-tahun supaya mengetahui apa profesi yang sebenarnya. Pencari ini sering kali membingungkan dikalangan orang banyak untuk mencari profesi yang pas dan cocok dengan kepribadian individu tersebut. Menurut hasil riset AON hewitt pada 2011, ada sekitar 16,11% karyawan di Indonesia yang pernah beralih profesi. Angka ini memang masih lebih rendah jika dibandingkan rata-rata dunia yang mencapai 19,1%.

Cerita Mark Zuckreberg yang saat ini kita kenal sebagai pendiri Facebook sebelum menemukan ini banyak jalan cerita yang dia lalui. Pada dasarnya Mark Zuckerberg memiliki kecerdasan di bidang komputer dan matematika. Keahliannya ini dia terus tekuni sampai dia menyendiri di kamar asrama di Harvard University sedangkan dia masih aktif kuliah di universitas yang bergengsi di Amerika. Dia terus mengembangkan Facebook hingga fokus pada satu profesi, sehingga dia memutuskan untuk memilih keluar dari kampus yang bergengsi di Amerika.

Permasalahan untuk memilih satu profesi kebanyakan orang masih sulit untuk menemukannya, sering kali terjebak dengan salah memilih profesi yang tepat untuk kita pilih. Di masa inilah biasanya keputusan-keputusan hidup mulai diambil. Tak sedikit dari ribuan bahkan jutaan orang yang mulai berpikir apakah mereka ingin menghabiskan masa produktifnya untuk dengan dengan gonta-ganti profesi atau memilih fokus pada satu profesi.

Tak jarang masalah sering muncul untuk berkeinginan ganti profesi. Ganti profesi tidak sama dengan anda pindah kerja ke tempat kerja yang baru. Ganti profesi itu misalnya anda karyawan pindah menjadi seorang pendagang, atau anda seorang pendagang pindah menjadi karyawan. Dan masih banyak lagi…

Tentu usia menjadi pertimbangan untuk gonta-ganti profesi. Bila waktu yang telah disediakan oleh Allah tidak anda gunakan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin maka anda termasuk orang yang merugi.
Ingat dalam surat Al Ashr Ayat 1-3. Sederhananya anda mampu mengoptimalkan waktu yang telah terserdia untuk pada fokus satu profesi.

Permasalah muncul ketika ia tidak yakini pada rancangan hidupnya. Dan anda perlu menyakini diri anda benar-benar bisa menjalani rancangan hidup anda. Jika anda memilih hidup yang kompleks pun juga tidak masalah. Yang bermasalah ketika anda belum menemukan jalur kesuksesan anda yang sering kami sebut “Karpet Merah”. Sudah jelas anda akan tersiska.

Dalam skema STIFIn kita sudah dimudahkan untuk fokus satu profesi hebat. Setiap orang memiliki kecerdasan yang berbeda-beda dalam skema sudah dikelompok menjadi 5 kecerdasan yaitu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting.

Sekarang, anda sudah dapat memutuskan mana yang terbaik. Ingat rumusannya : Kecerdasan + Fokus. Dalam fokus profesi berbekal dengan mesin kecerdasan yang sudah anda ketahui. Mari membuat rancangan peta hidup anda. Untuk membuat proyeksi kehidupan masa depan anda.

Cerita Mark Zuckreberg yang saat ini kita kenal sebagai pendiri Facebook sebelum menemukan ini banyak jalan cerita yang dia lalui. Pada dasarnya Mark Zuckerberg memiliki kecerdasan di bidang komputer dan matematika. Keahliannya ini dia terus tekuni sampai dia menyendiri di kamar asrama di Harvard University sedangkan dia masih aktif kuliah di universitas yang bergengsi di Amerika. Dia terus mengembangkan Facebook hingga fokus pada satu profesi, sehingga dia memutuskan untuk memilih keluar dari kampus yang bergengsi di Amerika.

Permasalahan untuk memilih satu profesi kebanyakan orang masih sulit untuk menemukannya, sering kali terjebak dengan salah memilih profesi yang tepat untuk kita pilih. Di masa inilah biasanya keputusan-keputusan hidup mulai diambil. Tak sedikit dari ribuan bahkan jutaan orang yang mulai berpikir apakah mereka ingin menghabiskan masa produktifnya untuk dengan dengan gonta-ganti profesi atau memilih fokus pada satu profesi.

Tak jarang masalah sering muncul untuk berkeinginan ganti profesi. Ganti profesi tidak sama dengan anda pindah kerja ke tempat kerja yang baru. Ganti profesi itu misalnya anda karyawan pindah menjadi seorang pendagang, atau anda seorang pendagang pindah menjadi karyawan. Dan masih banyak lagi…

Tentu usia menjadi pertimbangan untuk gonta-ganti profesi. Bila waktu yang telah disediakan oleh Allah tidak anda gunakan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin maka anda termasuk orang yang merugi.
Ingat dalam surat Al Ashr Ayat 1-3. Sederhananya anda mampu mengoptimalkan waktu yang telah terserdia untuk pada fokus satu profesi.

Permasalah muncul ketika ia tidak yakini pada rancangan hidupnya. Dan anda perlu menyakini diri anda benar-benar bisa menjalani rancangan hidup anda. Jika anda memilih hidup yang kompleks pun juga tidak masalah. Yang bermasalah ketika anda belum menemukan jalur kesuksesan anda yang sering kami sebut “Karpet Merah”. Sudah jelas anda akan tersiska.

Dalam skema STIFIn kita sudah dimudahkan untuk fokus satu profesi hebat. Setiap orang memiliki kecerdasan yang berbeda-beda dalam skema sudah dikelompok menjadi 5 kecerdasan yaitu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting.

Sekarang, anda sudah dapat memutuskan mana yang terbaik. Ingat rumusannya : Kecerdasan + Fokus. Dalam fokus profesi berbekal dengan mesin kecerdasan yang sudah anda ketahui. Mari membuat rancangan peta hidup anda. Untuk membuat proyeksi kehidupan masa depan anda, juga anak anda.

Layanan Konsultasi Profesi : Irma Nirmala wa 081283960118

Leave a Comment